Postingan

Babah

 Babah.. Bagaimana kami tak jatuh hati Sedang cintamu begitu besar untuk para santri Babah.. Bagaimana hati kami tak luluh Jika engkau selalu lembut tanpa pandang bulu Babah.. Bagaimana air mata tak mengalir begitu saja Dan bagaimana hati tak bahagia Jika memandang wajah teduhmu kesedihan akan terlupa Babah.. Bagaimana bisa kami lupa dengan sosok mulia seperti mu Jika hanya mendengar nama mu saja hati gemetar tak menentu Babah.. Kami hanya butuh doa dan ridhomu Izinkan kami diakui sebagai santri dunia akhiratmu Semoga selalu dalam lindungan dan rahmatNya, Babah sekeluarga ❤️🥰 #SantriSarang  #santrineAbahGhofur

Menumbuhkan Literasi Sejak Dini

 ❤️Menumbuhkan Literasi Sejak Dini❤️ (Saat jam kegiatan literasi pagi, terjadi percakapan bermakna) "Wah, gambar apa itu mas ?" Tanyaku penasaran.  "Itu Tiranosaurus lagi berlatih gulat bersama Spinosaurus. Mereka akan melawan Ular Kobra dan Kalajengking Bu. Gambar Ular Kobra dan Kalajengking di bawah ini juga lagi fokus berlatih". Jelas Mas Naufal (kelas I SD). "Apa Mas ? Coba ulangi nama hewan yang rus rus tadi loh". Aku memastikan apa yang diucapkannya. Aku tau kalau dua hewan tersebut adalah jenis dari Dinosaurus, hanya saja masih asing dengan nama itu. "Tiranosaurus dan Spinosaurus, Bu". Tegas Mas Naufal kepadaku. Aku bergegas googling, memastikan bagaimana sebenarnya penulisan ejaan nama hewan tersebut. Aku juga penasaran dengan gambarnya yang lebih detail. "Boleh diceritain dong mas, apa dan bagaimana Spinosaurus dan Tiranosaurus itu. Bu Mira penasaran banget, baru mendengar nama hewan itu juga hihihi" Pintaku dengan antusias. ...

The Magic of Membuat Kesepakatan Bersama Anak (1)

Sejak bulan September, sekolah kami ada jadwal tatap muka di sekolah seminggu sekali. Setiap kelas dibagi menjadi dua kelompok, untuk meminimalisir kerumunan.  Hari itu teman-teman kelompok pertama masuk tatap muka di sekolah. Seperti biasa, mereka sangat ceria dan ekspresif. Melepas rindu belajar di sekolah dan mungkin kejenuhan terlalu lama di rumah.  Kegiatan berjalan sebagaimana biasanya. Saat jam kegiatan, tiba-tiba Mbak Aida dan Mbak Aira meminta izin untuk bermain di playground. Akhirnya kami coba mengajaknya ngobrol. Mengajak berpikir logis dan kritis. "Sekarang kan waktunya kegiatan, gimana kalau bermain di playgroundnya nanti saat jam istirahat ?", jelas kami mencoba memberi pengertian. Mereka terlihat mencerna apa yang kami katakan. Tapi, ternyata mereka masih mencoba bernegosiasi. "Kami pengennya main sekarang, Bu", sahut mereka. Akhirnya kami membuat kesepakatan bersama.  "oke deh, boleh bermain di playground sekarang. Tapi kan kita masih ada kegia...